Cara Install Windows 10 Suport UEFI BIOS

Cara Convert Harddisk GPT ke MBR Dengan EaseUS Partition

Posted on

GPT dan MBR adalah tipe partisi harddisk yang selalu muncul pada saat install Windows. Mungkin Anda pernah menemukan kasus di komputer/ laptop keluaran terbaru kenapa tidak bisa install Windows dengan muncul keterangan “Windows cannot be installed on this disk. The selected disk is of the GPT partition style.” Arti dari pesan tersebut adalah harus menggunakan tipe partisi MBR karena harddisk yang sekarang adalah GPT. Supaya bisa diinstall Windows aka harus mengubah atau menconvert ke tipe MBR.

Ada beberapa cara untuk mengubah GPT ke MBR, namun yang paling direkomendasikan dan mudah dilakukan menggunakan EaseUS Partition Master. Aplikasi ini bisa diunduh melalui website resminya EaseUS kemudian pilih Partition Manager. Salah satu tool unggulan dari EaseUS Partition Master adalah Convert GPT to MBR.

Baiklah sebelum pada tahap pembahasan Cara Convert Harddisk GPT ke MBR sebaiknya pahami dulu pengetian dan perbedaan dari kedua tipe partisi tersebut, berikut ini ulasannya.

Pengertian Harddisk GPT

Guide Partition Table (GPT) adalah standart partisi baru pada komputer yang suport UEFI BIOS. Tipe harddisk ini telah diaplikasikan pada laptop keluaran terbaru yang menggunakan Windows 10. Bedanya dengan MBR adalah jumlah partisi yang tak terbatas padahal maksimal cuma 128 partisi saja sedangkan MBR maksimal 4 partisi.

Pada tipe hardisk GPT, layout tabel partisi didefinisikan menggunakan Global Unique Identifier. Hadirnya GPT diharapkan dapat menutupi kekurangan dari MBR, sehingga GPT pun mempunyai banyak kelebihan jika dibandingkan dengan MBR. Beriku ini adalah kelebihannya:

1. Mendukung media penyimpanan atau hardisk hingga 9 ZB (Zettabyte). Zettabyte merupakan 3 tingkat diatas Terabyte (TB). Diatas TB ada Petabyte (PB)Exabyte (EB)Zettabyte (ZB), dan Yottabyte (YB)
2. Dapat mendukung hingga 128 Primary Partition
3. Informasi file system dan lokasi sistem operasi disimpan lebih dari satu lokasi, sehingga jika yang utama rusak, sistem masih bisa berjalan normal menggunakan backup yang lainnya.

Baca: Cara Menjadikan Harddisk Laptop Menjadi Harddisk External

Partisi harddisk tipe GPT mengharuskan menggunakan mode UEFI pada pilihan settings BIOS, bila tidak maka sistem operasi tidak bisa booting. Cara install Windows/ Linux pada tipe GPT berbeda ketika menggunakan MBR, harus menggunakan aplikasi yang bisa membuat installer suport UEFI BIOS. Caranya bisa Anda baca pada artikel berikut ini.

Baca: Cara Membuat Installer Sistem Operasi Suport UEFI BIOS

Pengetian Harddisk MBR

Master Boot Rercord (MBR) adalah tipe partisi harddisk standar lama yang sampai saat ini masih digunakan oleh banyak pengguna komputer di dunia. Dalam sistem MBR hanya dibatasi menggunakan 4 primary partition dalam hard drive anda. Keempat partisi tersebut merupakan partisi utama dalam harddisk, selebihnya akan termasuk extended-partition yang dapat dibuat sub-sub partisi didalamnya. MBR sendiri menggunakan sistem 32-bit untuk merecord partisi, tentunya tiap partisi dari MBR akan terbatas, maksimal hanya bisa mencapai ukuran 2 Terabytes.

Pada MBR terdapat sebuah tabel partisi yang terdiri atas:
1. Primary Partition
Tipe partisi utama pada hardisk. Partisi ini melakukan proses booting untuk masuk ke dalam sistem operasi. Dalam setiap hardisk, jumlah partisi primari dibatasi hanya 4 saja.

2. Extended Partition
Merupakan bagian dari partisi utama yang fungsinya untuk merangkap logical partition. Jumlahnya hanya ada 1 di setiap hardisk.

3. Logical Partition
Partisi ini tidak dapat menjalankan proses booting, melainkan hanya dapat menyimpan data saja. Jumlahnya di setiap hardisk tidak terbatas. Partisi logical ini berada di dalam partisi extended. Jadi, partisi logical ini bertumpu pada partisi extended.

GPT hadir untuk menutupi kekukarangan pada tipe partisi MBR, bila di atas sudah dijelaskan kelebihan menggunakan tipe partisi GPT, berikut ini adalah kekurangan dari MBR:
1. Hanya dapat mendukung hardisk maksimal 2 TB
2. Hanya dapat mendukung untuk pembuatan maksimal 4 Primary Partition
3. JIka ingin membuat partisi lebih, 1 primary partition harus dikorbankan menjadi extended partition sehingga dibawahnya bisa dibuat beberapa logical partition
4. Informasi mengenai lokasi file system dan partisi sistem operasi hanya tersimpan pada sektor pertama pada hardisk tersebut, sehingga apabila hilang atau corrupted maka sistem operasi akan mengalami kerusakan.

Cara Merubah Harddisk GPT ke MBR Dengan EaseUS Partition Master

1. Download EaseUS Partition Master
2. Kemudian install ke komputer Anda dan jalankan
3. Silahkan perhatikan gambar di bawah ini, yang merupakan Harddisk GPT ada pada Disk 4. Silahkan klik pada Disk tersebut (ingat jangan drive-nya ya…)
4. Pada pilihan menu Operations pilih Convert GPT to MBR

5. Simpan perubahan dengan memilih Apply

6. Kemudian muncul pop up Apply Changes > Jangan beri tentang pada Shutdown the computer changes are applies. Teruskan dengan memilih Yes

7. Tunggu beberapa saat sampai proses convert selesai
8. Selamat, kini Harddisk Anda kembali menggunakan MBR.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *