Mempertanyakan Kualitas Honda Coolant, Anti Karat?

Posted on

Honda Coolant adalah cairan radiator buatan PT. Astra Honda Motor (AHM) yang direkomendasikan untuk motor Honda. Cairan ini mampu menjaga suhu kerja mesin supaya tetap ideal dan untuk menghindari over heating (kepanasan) melalui sirkulasi dari cairan pendingin radiator.

Menurut AHM, Honda Coolant harus diganti secara berkala setiap 12.000 km dengan catatan pemakaian secara teratur dan normal. Sama seperti cairan pendingin radiator lainnya, Honda Coolant mempunyai keunggulan standar seperti:
1. Anti Karat, tidak menyebabkan karat dan korosi pada radiator serta tidak merusak seal di dalamnya
2. Anti Kerak, tidak meninggalkan sisa pada komponen metal yang ada pada sistem pendinginan
3. Anti Panas, cairan yang memiliki titik didih tinggi, sehingga fungsi pendinginan menjadi maksimal
4. Anti Foam, tidak menimbulkan pembuihan.

Cairan radiator Honda ini mudah ditemukan dimana-mana seperti bengkel resmi AHASS dan toko yang menjual sparepart motor. Harganya cukup terjangkau kisaran Rp. 15.000 hingga Rp. 30.000 untuk kemasan 500 ml. Volume segitu cukup untuk mengganti kurasan radiator motor Honda, namun kalau ingin menambahkan cairan Anda harus membeli lagi.

Penjelasan singkat di atas merupakan keunggulan dari Honda Coolant menurut AHM, namun yang jadi pertanyaan adalah apakah cairan pendingin radiator ini benar-benar berkualitas? di sini TERAA.NET mempunyai pengalaman sendiri ketika menggunakannya pada motor New CB150R.

Baca: Harga Ban Tubeless New CB150R

Ceritanya begini… ketika CB150R masih berumur 1.5 bulan, blok silinder bagian depan yang di bawah radiator muncul garis-garis retakan. Retakan tersebut memang masih diluar, belum tembus sampai blok silinder. Yang jadi kepikiran saat itu adalah kenapa motor baru bisa begini? sempat beranggapan kalau ini masalahnya di pendingin mesin (radiator) yang tidak bekerja dengan baik.

Karena masih dalam masa garansi mesin, akhirnya diajukan ke AHASS dan Alhamdullilah blok silider diganti baru. Part yang baru ini benar-benar awet dan terbukti hampir 2 tahun lebih tidak mengelupas atau retak sama sekali. Permasalahan muncul lagi kipas radiatornya sering mutar sendiri padahal kondisi mesin belum terlalu panas.

Kalau habis perjalanan jarak jauh sih wajar, lha ini baru dinyalakan kipasnya mutar lagi. Masalah yang kedua ini membuat berfikir ulang apakah disebabkan oleh kualitas Honda Coolant yang buruk sehingga tidak mampu menahan panas mesin. Tanpa pikir panjang keesokan harinya langsung beli Preston Antifreeze/ Coolant 1 L (1000 ml) sebagai pengganti Honda Coolant.

Baut radiator CB150R
Lepaskan baut ini untuk membuang air radiator CB150R

Yang bikin kaget ketika melepas baut pembuangan air radiator ternyata jadi korosi. Pokoknya kontra dengan keunggulan Honda Coolant yang menyatakan anti karat, kerak, dan panas. Ulir baut ukuran 8 mm terturup kerak putih dan ujung luar karatan. Berikut ini dilampirkan fotonya (catatan: yang difoto ini sudah mendingan karena baru dibersihkan, sebelum difoto parah banget).

Korosi baut pembuangan air radiator
Baut jadi korosi dan karatan

Masalah karatan pada baut kalau dibiarkan terus – menerus maka tidak menutup kemungkinan tidak bisa dilepas dan patah. Untuk menghindari hal buruk tersebut akhirnya pergi ke bengkel AHASS, sesampainya di sana ternyata tidak ada. Tidak kurang akal, kemudian pergi ke toko khusus baut beli ukuran 8 mm, baut tersebut digunakan untuk menggantikan yang karatan tadi.

Demikianlah pengalaman menggunakan Honda Coolant pada CB150R. Kesimpulan yang bisa diambil adalah ternyata kualitasnya rendah sekali, jauh dari ekspetasi. Mungkin Anda mempunyai pengalaman berbeda pada motor Anda, bila berkenan bisa share melalui kolom komentar dibawah ini.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.