Macam-Macam Konektor Display

Mengenal DisplayPort, HDMI, DVI, dan VGA

Posted on

Macam-Macam Port Display – Mungkin Anda sering mendengar istilah DisplayPort, HDMI, DVI, dan VGA. Keempat istilah itu masuk dalam kategori port display yang fungsinya menghubungkan suatu perangkat dengan layar monitor. Tanpa adanya port display maka gambar tidak dapat disalurkan ke monitor dari sumbernya.

Bicara tentang port display biasanya pengguna hanya mengetahui port VGA dan HDMI saja, sedangkan DVI dan DisplayPort belum pada tahu. Untuk itu melalui tulisan ini TERAA.NET akan menjelaskan kepada Anda macam-macam port display yang ada pada komputer dan peralatan elektronik.

Belajar mengenal macam-macam port display akan menguntungkan Anda sendiri terutama dalam memilih Graphic Card dan monitor yang suport dengan port display. Selengkapnya silahkan baca penjelasan berikut ini sampai habis.

Mengenal Macam-Macam Port Display

 

1. VGA

Video Graphics Array atau disingkat VGA adalah port display tertua yang ada hingga saat ini. Meskipun mulai ditinggalkan kenyataannya masih ada beberapa perangkat komputer dan elektronik yang masih memakai port VGA, contohnya LCD Proyektor.

VGA adalah port display yang digunakan untuk menghubungkan komputer/ peralatan elektronik ke layar monitor. Port ini pada awalnya diperkenalkan oleh IBM pada tahun 1987 dan memungkinkan untuk resolusi layar hingga 640×480 piksel. Sejak itu, banyak revisi dari standar telah diperkenalkan.

Fungsi utama port VGA adalah mentransmisikan data graphic dari sebuah komputer menuju display atau output. Display atau output yang bisa digunakan adalah display monitor, televisi, proyektor.

Yang paling umum adalah Super VGA (SVGA), yang memungkinkan untuk resolusi yang lebih besar dari 640×480, 800×600 atau seperti 1024×768. Sebuah koneksi VGA standar memiliki 15 pin dan berbentuk seperti sebuah trapesium.

2. DVI

Selain VGA, port display selanjutnya adalah Digital Visual Interface (DVI). Port ini tidak setenar VGA dan HDMI karena banyak yang belum mengetahuinya. Tidak semua perangkat komputer dilengkapi DVI, yang ada biasanya pada Graphic Card bawaan mainboard dan PCI Express.

Port DVI dikembangkan oleh Digital Display Working Group (DDWG). DVI memiliki interface yang dirancang untuk mentransmisikan video digital tanpa kompresi dan dapat dikonfigurasi untuk mendukung beberapa mode seperti DVI-A (hanya analog), DVI-D (hanya digital) atau DVI-I (digital dan analog).

Dengan dukungan koneksi analog, spesifikasi DVI sangat kompatibel dengan interface VGA. Kompatibilitas ini memiliki beberapa keuntungan, sehingga penerimaan pada port ini meluas pada pilihan standar tampilan dan layar digital Display.

Format transmisi video digital DVI didasarkan pada panel link, dimana ini merupakan sebuah format serial yang dikembangkan oleh Silicon Image yang menggunakan serial link berkecepatan tinggi, ini disebut transition minimized differential signaling (TMDS). Dan seperti port VGA analog modern, DVI juga menyertakan pin untuk saluran data display.

Versi DDC2 yang lebih baru yang disebut DDC2, dimana ini memungkinkan adaptor grafis untuk bisa membaca data identifikasi layar extended monitor . Jika layar mendukung sinyal analog dan digital dalam satu input DVI-I, setiap metode masukan dapat mengelompokkan EDID yang berbeda. Karena DDC hanya bisa mendukung satu EDID, ini bisa menjadi masalah jika input digital dan analog dalam aktivitas hanya mendeteksi port DVI-I.

Macam-Macam Port DVI

Port DVI pada perangkat biasanya diberikan salah satu dari tiga nama dibawah ini, dan tergantung pada sinyal yang digunakannya:

  1. DVI-I: terintegrasi, menggabungkan digital dan analog pada port yang sama; digital bisa jadi single atau dual link
  2. DVI-D: hanya digital, link tunggal atau dual link
  3. DVI-A: hanya analog.

Sebagian besar tipe port DVI, kecuali DVI-A biasanya berisi pin yang melewati sinyal video digital. Dan ini datang dalam dua varietas yaitu link tunggal dan link ganda. Link tunggal DVI menggunakan pemancar 165 MHz tunggal yang mendukung resolusi hingga 1920 × 1200 pada 60 Hz. Sedangkan link ganda menambahkan enam pin tambahan untuk pemancar kedua yang meningkatkan bandwidth dan resolusi pendukung hingga 2560 × 1600 pada 60 Hz. Port dengan pin tambahan ini kadang disebut sebagai DVI-DL (dual link).

3. HDMI

High Definition Multimedia Interface atau yang disingkat HDMI adalah port display yang paling banyak digunakan pada perangkat elektronik saat ini. Mau menggunakan komputer, televisi, dan pemutar video pasti ada port HDMI. Port tersebut berfungsi untuk menghubungkan perangkat elektronik ke layar monitor.

Sesuai namanya Hight Definition Multimedia Interface, port display ini mampu menampilkan video hingga resolsusi 1080p. Pokoknya cocok banget untuk nonton film kualitas HD, gambar yang tampil sangat halus dan kelihatan benar-benar nyata.

Untuk kemudahan penggunaan, HDMI menghubungkan audio, video, dan multi channel ke dalam tabel tunggal, menghilangkan kompleksitas dari beberapa kabel seperti yang digunakan oleh A/V sistem.

HDMI berbeda dengan port display lain karena bisa mengirimkan data gambar dan suara sekaligus. Dalam arti, Anda tidak perlu lagi menggunakan dua jenis kabel terpisah untuk mengirimkan data gambar dan suara ke perangkat TV atau monitor.

Port HDMI dikembangkan oleh beberapa produsen elektronik terkemuka seperti Hitachi, Panasonic, Philips, Sony, Technicolor, Toshiba, dan Solocin Image. Spesifikasi HDMI sudah dilisensi lebih dari 1200 perusahaan dan merupakan fitur standar pada banyak produk elektronik.

Rencananya HDMI akan terus dikembangkan untuk menjadi teknologi masa depan bagi perangkat multimedia saat ini. Berikut ini adalah rilis versi HDMI hingga saat ini:

HDMI 1.1
Dukungan terhadap Audio DVD.

HDMI 1.2
Secara khusus, fitur dan modifikasi untuk HDMI 1.2 meliputi dukungan untuk format One Bit Audio, seperti Super Audio CD DSD (Direct Streaming Digital).

HDMI 1.3

  1. Higher Speed: HDMI 1.3, meningkatkan single bandwidth mencapai 3.40 MHz (10.2 Gbps) untuk mendukung perangkat HD masa depan, seperti resolusi yang lebih tinggi, kedalaman warna dan frame rate yang lebih tinggi
  2. Deep Color: HDMI 1.3 mendukung kedalaman warna 10 bit, 12 bit, dan 16 bit
  3. New Mini: Dengan perangkat portable kecil seperti camcorder HD dan kamera, maka bentuk baru ini akan menjadi andalan sekaligus keunggulan untuk HDMI 1.3
  4. New HD Lossless Format Audio: Bagi para pencinta lagu, tentunya sudah sangat mengetahui ini. Kemampuan HDMI yang mendukung digital audio terkompresi dan format Dolby Digital, membuat dukugan tambahan untuk kompresi format audio.

4. DisplayPort

DisplayPort merupakan yang paling canggih diantara ketiga port display yang telah dibahas di atas. Yang mempelopori penggunaan port ini adalah Apple pada MacBook Air, sekarang hampir semua komputer dilengkapi DisplayPort untuk menghubungkannya dengan monitor. Ukurannya lebih kecil bila dibandingkan HDMI dan DVI, meskipun begitu outputnya mampu menampilkan gambar hingga resolusi 3840×2150 60 frame perdetik.

Resolusi sebesar itu membuat gambar kelihatan tajam dan enak banget untuk main game, edit video, maupun nonton film. DisplayPort dikembangkan oleh Video Electronic Standar Association/ VESA dan mulai digunakan pada tahun 2008 yang lalu. DisplayPort bukan sembarang port yang bisa diaplikasikan pada perangkat elektronik, port ini khusus untuk menghubungkan CPU ke monitor atau laptop ke monitor.

Sejak pertama kali muncul hingga sekarang DisplayPort telah mengalami beberapa penyempurnaan yang dijabarkan sebagai berikut:

  1. DisplayPort 1.2 memiliki resolusi Ultra HD 3840×2150 60 frame perdetik. Memiliki tranfer data sampai 4,6 GB/s, maksimum resolusi hanya dibatasi oleh tranfer data maksimum yang ada dari spesifikasi versi DisplayPort
  2. DisplayPort 1.3 memiliki bandwidth 32.4 Gbit dan dapat menayangkan gambar 5K dengan lebar 5120×2880
  3. DisolayPort 1.4 memiliki kemampuan sampai 8K/ 7680×4320 60hz.

Para teknisi terus mengembangkan DisplayPort untuk bisa diaplikasikan pada semua perangkat elektronik, puncaknya pada tahun 2017 port ini dibagi menjadi beberapa jenis seperti Mini DisplayPort, Micro DisplayPort, DDM, eDP dan lainnya. DisplayPort mengunakan tranmisi data seperti koneksi Ethernet dan USB, sehingga lebih cocok untuk pengunaan perangkat dibanding koneksi peralatan hiburan di rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.