Baterai adalah alat untuk menyimpan listrik yang berfungsi menyalakan peralatan elektronik. Dilihat dari peruntukannya, bentuk baterai itu bermacam-macam ada yang silinder, lingkaran, dan kotak.
Baterai pertama kali diciptakan oleh Alessandro Volta pada tahun 1800 san oleh ilmuan asal Italia. Akhiran nama Volta inilah yang kemudian diambil sebagai standar tegangan baterai Volt atau V.
Baterai yang dijual di pasaran mulai dari kapasitas 1,5 V untuk bentuk silinder, hingga 3 Volt perbiji untuk baterai berbentuk lingkaran atau disebut baterai kancing.
Baca: Mengenal Baterai CMOS CR2032
Baterai yang umum kita jumpai adalah baterai jam dengan bentuk silinder, dan baterai hape kotak. Selain itu juga ada baterai bentuknya lingkaran yang kerap dipakai pada komputer, remote, dan mainan anak-anak.
Baterai lingkaran inilah yang menjadi tujuan pembahasan ini. Mungkin Anda pernah melihat baterai CR2032, CR2025, dan CR2016? lalu apa perbedaan diantara ketiganya.
Perbedaan Baterai CR2032, CR2025, dan CR2016
Perbedaan ketiga baterai tersebut hanya terletak pada kapasitas dan ketebalannya saja, untuk diameter baterai semuanya sama yaitu 2 cm. Tegangannya juga sama yaitu 3 Volt yang tidak bisa diisi ulang atau rusak ganti baru.
Tips untuk Anda yang ingin membeli baterai jenis ini, tentukan dulu ketebalannya berapa. Caranya ambil baterai lama yang akan diganti kemudian lihat kodenya, biasanya ada 3 yaitu kode yaitu CR2032, CR2025, dan CR2016. Setelah tahu kodenya, beli baterai yang sesuai. Bila online bisa mengetik kata kunci kode baterai tersebut.
| Kode Baterai | CR2032 | CR2025 | CR2016 |
|---|---|---|---|
| Diamter | 2 cm atau 20 mm | 2 cm atau 20 mm | 2 cm atau 20 mm |
| Ketebalan | 3,2 mm | 2,5 mm | 1,6 mm |
| Tegangan | 3 Volt | 3 Volt | 3 Volt |
| Kapasitas | 220 - 240 mAh | 165 mAh | 90 mAh |
| Bahan | Litium | Litium | Litium |
| Bisa diisi ulang? | Tidak | Tidak | Tidak |
Pada tabel tersebut dijelaskan bahwa bahan dasarnya menggunakan Lithium, belum Lithium Ion yang bisa diisi ulang. Perbedaan yang terasa ada pada kapasitasnya dimana untuk CR2032 memiliki kekuatan arus 220-240 mAh (mili ampere hour), sedangkan CR2025 165 mAh, dan CR2015 90 mAH.
Cara Membaca Kode Baterai Maxell CR2032

- C =Lithium
- R = Round (bulat)
- 30 = Diameter 20 mm
- 25 = Tebal 2.5 mm
- 3V = 3 Volt.
Jika dibelakang kode masih terdapat kode lainnya maka kode tersebut menandakan pengunaan bahan elektrolit selain organik.
- P = Elektrolit Potassium hydroxide
- S = Elektrolit Sodium hydroxide
- Tidak ada huruf = Elektrolit Organik
- Sedangkan huruf “W” menandakan baterai kancing/ baterai koin tersebut khusus untuk jam tangan.






