Ketika Anda memutuskan ingin belajar cara installasi komputer maka wajib mengenal partisi harddisk dan file systemnya. Partisi dapat diartikan bagian hari harddisk itu sendiri, artinya seberapa banyak membagi ruang penyimpanan menjadi beberapa Drive.
Local disk C, local disk D, local disk E, dan seterusnya merupakan bagian dari partisi harddisk. Tujuan membuat partisi adalah memudahkan pengguna komputer untuk mengklasifikasikan penyimpanan data.
Misalnya sistem Windows disimpan pada drive C, data multimedia seperti lagu dan video disimpan pada drive D, dan data office disimpan pada drive E.
Baca: Pengertian Partisi, Format, Defrag, dan Scan Harddisk
Pembuatan partisi pada Windows maupun Linux, bisa dibuat saat installasi sistem operasi atau setelahnya.
Kata-kata yang sering muncul terkait partisi adalah: “Laptopmu partisinya berapa? Kamu membuat berapa partisi di komputer?”
Jenis Partisi Harddisk
Di atas telah dijelaskan pengertian partisi yang berarti bagian/ membagi. Sekarang partisi Harddisk ada jenisnya yaitu partisi GPT dan MBR.
GPT dan MBR keduanya adalah partisi yang berfungsi sebagai data dan mengelola partisi yang dibaca oleh sistem operasi. Partisi sendiri bisa disebut sebagai rumah kosong, yang kemudian kita belah/ partisi sesuai kebutuhan.
Ada kamar tidur, kamar mandi, ruang tamu. Semua dengan fungsi berbeda dan satu partisi. Prinsipnya hampir sama seperti dulu di rumah kosong. Bedanya, masing-masing kamar ini telah disulap menjadi beberapa kamar utama dan tambahan.
1. Master Boot Record (MBR)
Master Boot Record bertindak sebagai pengatur awal saat dilakukan boot pada komputer, yang merupakan bagian penting dari hard disk drive (HDD) atau solid state drive (SSD). MBR terletak di sektor pertama hard disk dan biasanya berukuran sekitar 512 byte.
MBR berisi informasi penting tentang struktur partisi hard disk, termasuk lokasi partisi, tipe partisi, ukuran partisi, dan informasi tentang penggunaan sistem operasi yang terpasang di hard disk. MBR juga berfungsi sebagai penanda awal pada drive, yang menunjukkan bahwa hard drive telah dipartisi dan diformat untuk digunakan.
Selain itu, MBR juga berisi kode program yang disebut bootloader, yang bertugas memuat sistem operasi ke dalam memori utama komputer dan menjalankannya saat komputer dinyalakan. Bootloader mengenali partisi sistem operasi yang benar dan memuat file sistem operasi yang diperlukan ke dalam memori. Sistem operasi kemudian dapat dimulai dan komputer siap digunakan.
Sementara MBR masih banyak digunakan di sistem operasi Windows dan Linux yang lebih lama, sistem operasi yang lebih baru seperti Windows 10 sudah memiliki alternatif yang lebih modern, yaitu GPT. Guide Partition Table lebih canggih dan fleksibel daripada MBR, mampu mengakomodasi partisi yang lebih besar dan lebih banyak serta menyimpan partisi yang lebih terstruktur.
2. Guid Partition Table (GPT)
Guid Partition Table dikembangkan untuk mengatasi keterbatasan MBR dalam hal kapasitas partisi dan jumlah partisi yang dapat digunakan pada disk. GPT menggunakan tabel partisi yang berisi informasi tentang partisi pada
hard disk. Tabel partisi ini lebih terstruktur dan lebih luas dari MBR. Ukuran tabel GPT yaitu sekitar 17 KB untuk 34 sektor.
Keunggulan utama yang dimiliki oleh GPT adalah kemampuannya untuk menyimpan kapasitas disk yang sangat besar hingga beberapa terabyte. Hal ini karena GPT menggunakan ukuran sektor yang lebih besar dari MBR, yaitu 512-4096 byte.
Dikarenakan memiliki ukuran sektor yang lebih besar sehingga partisi dapat dikelola dengan lebih efisien.
Selain itu, GPT juga mendukung jumlah partisi yang lebih banyak daripada MBR. MBR hanya mendukung empat partisi primer sedangkan GPT dapat mendukung hingga 128 partisi primer. Ini memungkinkan pengguna untuk mempartisi
hard drive dengan lebih fleksibel, misalnya untuk mendistribusikan ruang pada partisi tertentu untuk tujuan tertentu.
Selain itu, GPT juga mampu menyimpan data cadangan yang dapat digunakan untuk memperbaiki tabel partisi saat data rusak atau hilang. Fitur ini dikenal sebagai header dan footer GPT, yang memiliki fungsi untuk menyimpan informasi cadangan tentang lokasi dan ukuran tabel partisi. GPT juga didukung oleh sebagian besar sistem operasi modern seperti Windows 10, MacOS dan Linux.
Meskipun GPT memiliki banyak keunggulan dibandingkan MBR, GPT juga memiliki kekurangan yaitu tidak dapat digunakan di beberapa sistem BIOS lama yang hanya bisa digunakan untuk mendukung MBR. Oleh karena itu, GPT lebih sering digunakan dan cocok pada sistem UEFI (Unified Extensible Firmware Interface) yang lebih modern.
File System Windows dan Linux
File System adalah metode penyimpanan data dan pengaturan file di dalam computer supaya mudah dicari dan mudah diakses. Cara membuat file system dengan cara klik kanan pada partisi harddisk kemudian pilih format dan tentukan file systemnya.
Semua media penyimpanan menggunakan file system seperti USB Flashdisk dan Micro SD. Tinggal sesuaikan jenisnya Anda menggunakan sitem operasi apa.
Macam-Macam File System Windows
- FAT 16 adalah jenis file sistem yang mulai digunakan pada saat DOS. FAT 16 dapat menyimpan data hingga 2 GB
- FAT 32 adalah file sistem yang mulai diperkenalkan pada Windows 95. FAT 32 tidak menyediakan fasilitas enkripsi pada file sistem sehingga keamanan operasi menjadi rentan
- NTFS adalah file sistem yang mulai diperkenalkan pada Windows NT dan dipakai hingga sekarang di Windows 11. Menggunakan beberapa fungsi tambahan kompresi, enkripsi, kuota, dan kecepatan yang lebih baik dari pada FAT 32.
Macam-Macam File System Linux
- Ext2 adalah file sistem yang diperuntukan untuk Linux. Ext2 membagi file sistem menjadiblocks. Secara teori dengan block 1 KB, Ext2 dapat menyimpan satu file hingga 16 GB dengan besar partisi mencapai 4 TB( Tera Byte)
- Ext3 adalah penerusan dari Ext2 dengan penambaham fitur journaling file system. Journaling file system adalah file sistem yang menyimpan log perubahan di jurnal sebelum ditulis ke dalam harddisk sehingga file sistem tidak corrupt ketika komputer mati tiba-tiba atau sistem yang crash
- Ext4 dirilis secara komplet dan stabil berawal dari kernel 2.6.28. Ext4 mempunyai pengalamatan 48-bit block yang artinya dia akan mempunyai 1EB=1,048,576 TB ukuran maksimum file size-nya, fast fsck, journal check-summing, dan defragmentation support
- Reiser file sistem memiliki jurnal yang cepat, mirip Ext3 file sistem. Dibuat berdasarkanbalance tree yang lebih cepat dan efisien dalam pemanfaatan disk. Jika kita menulis file100 bytes, hanya ditempatkan dalam satu blol. File sistem lain menempatkannya dalam 100 blok dan menghemat disk sampai 6 %
- Swap adalah jenis file sistem yang digunakan sebagai virtual memori. Virtual memori adalah bagian dari harddisk yang digunakan untuk menyimpan data-data memori apabilamemory full. Besar swap yang dibutuhkan 2 x kapasitas RAM. Namun, bila anda memiliki memori yang besar, anda cukup gunakan 1 x kapasitas RAM atau lebih kecil.






