Seiring dibangunnya Jalur Lintas Selatan (JLS) yang menghubungkan Trenggalek dengan kabupaten Tulungagung ternyata berdampak besar terhadap wisata yang ada di Trenggalek. Terjadi pergeseran pengunjung dari wisata yang dulunya ramai kini menjadi sepi dan begitu juga sebaliknya.
Apalagi akses melewati JLS Trenggalek jalannya cukup mudah dilalui kendaraan sehingga wisatawan lebih memilih tempat wisata yang dekat dengan jalan tersebut. Belum lagi ditambah kurangnya perhatian dinas pariwisata Trenggalek yang kelihatannya mengabaikan yang sudah ada tanpa ada pemeliharaan.
Ngomongin tentang tempat wisata di Trenggalek yang lagi sepi, berikut ini daftarnya dan mudah-mudahan ada solusi biar ramai kembali.
4 Tempat Wisata di Trenggalek yang Dulunya Ramai Kini Sepi Pengunjung
1. Goa Lowo

Goa Lowo terletak di kecamatan Watulimo, tempatnya di desa Watuagung. Dulu akses menuju goa Lowo searah ke pantai Pasir Putih dan Prigi, namun karena sekarang wisatawan lebih memilih lewat JLS maka sepi pengunjung.
Masih teringat jelas 10 tahun yang lalu ketika mengunjungi Goa ini bersama anak-anak, masih ramai bahkan banyak rombongan naik bus mampir ke sini sebelum ke pantai.
Goa Lowo ini sebenarnya bagus karena di dalamnya memang ada habitan kelelawar yang berada di penghujung goa. Goa ini juga yang terpanjang di Asia Tenggara, cukup menantang ketika menelusurinya karena minim pencahayaan tetapi cukup menantang.
2. Pantai Cengkrong

Jika dibandingkan dengan pantai-pantai lain yang ada di pesisir selatan kecamatan Watulimo, pantai Cengkrong termasuk baru karena dibuka pada awal 2010 an. Dulu pantai ini ramai didatangi wisatawan lokal karena memiliki hamparan pasir hitam yang luas, namun sekarang jadi sepi pengunjung.
Penyebabnya karena dibuka wisata pantai baru yang melewati JLS seperti pantai Midodaren, pantai Gemah, pantai Klatak, dan pantai Mutiara. Selain itu karena banyak sampah di sepanjang bibir pantai, yang seharusnya bisa disikapi dengan mengerahkan tukang kebersihan.
Masalah utama pantai di Jalur Lintas Selatan ini adalah sampah. Kurang sadarnya pengunjung dengan sampah ditambah tidak ada petugas kebersihan membuat pantai yang indah menjadi tidak nikmat untuk dinikmati.
3. Hutan Mangrove

Hutan Mangrove masih satu komplek dengan pantai Cengkrong, hanya dibatasi jalan saja. Ketika berkunjung ke sini bisa sepaket ke pantai Cengkrong. Wisata ini menyajikan keindahan taman Mangrove yang dapat dilihat dengan melewati jembatan kayu.
Beberapa tahun yang lalu, taman ini selalu menjadi prioritas kunjungan wisata karena spot fotonya cukup menarik. Selain melihat hijaunya Mangrove, wisatawan bisa melihat kepiting yang hidup disela-sela Mangrove.
4. Hutan Kota Trenggalek

Hutan Kota adalah konsep wisata edukasi dengan perpaduan hutan dan pemeliharaan hewan. Disebut wisata edukasi karena pada akhir pekan atau hari sekolah banyak pelajar TK dan SD yang datang ke sini untuk melihat keindahan hutan mini di tengah kota Trenggalek.
Sembari jalan naik turun, wisatawan juga melihat aneka satwa seperti merak, monyet, rusa, dan lain sebagainya. Lagi-lagi karena kurang perawatan, perlahan hutan kota mulai ditinggalkan wisatawan.
Jadi sekiranya ada 4 tempat wisata di Trenggalek yang sepi pengunjung, menurut kamu wisata mana lagi dulur? tolong sharing di kolom komentar. Terimakasih!






