Gagal Beli Token Listrik Via BRI, Saldo Melayang

Posted on 35 views

Tulisan gagal beli token listrik via BRI merupakan bentuk kekesalan sekaligus ingin curhat kepada para pembaca mengenai buruknya pelayanan Bank Rakyat Indonesia. Awal permasalahan dimulai ketika speedo listrik keluar bunyi tit-tit berulang-ulang yang tandanya waktunya isi pulsa dengan memasukkan token listrik.

Seperti biasanya membeli token listrik melalui mobile banking, mau beli manual jarang yang jual karena hidup di pedesaan. Biasanya melalui aplikasi BCA Mobile dan Mandiri Online, namun kali ini pakai BRImo miliknya BRI. Ada beberapa alasan kenapa menggunakan BRImo untuk beli token listrik karena dari ketiga rekening tersebut yang ada saldonya cuma BRI.

Pembelian token listrik cuma Rp. 20.00 dengan biaya administrasi sebesar Rp. 3.000. Untuk daya 900 VA beli Rp. 20.000 mendapatkan 13,2 KWh saja, meskipun sedikit setidaknya speedo listrik tidak berisik lagi. Pembelian dilakukan melalui BRImo dan dinyatakan sukses, namun belum sempat mencatat atau mendownload token listrik tiba-tiba aplikasinya kembali ke halaman Home.

Halaman yang menampilkan detail pembelian token listrik jadi tertutup dan tidak bisa dibuka lagi. Mencoba menelusuri riwayat pembelian di mutasi rekening hasilnya nihil karena hanya menampilkan transaksi pembelian saja tanpa detail token listrik. Ditelusuri lagi melalui menu catatan aktivitas malah detailnya kosong padahal statusnya sukses.

Gagal Beli Token Listrik Via BRI
Keterangan riwayat pembelian dilihat dari Catatan Aktivitas

Catatan aktivitas akan merekam semua transaksi yang Anda lakukan melalui BRI Mobile, BRImo, dan iBanking BRI. Menu ini cuma bisa diakses melalui ib.bri.co.id menggunakan browser komputer maupun smartphone.

 

Tidak Ada Solusi Dari BRI

Merasa ada yang janggal akhirnya menghubungi call center di 14017, setelah terhubung dengan customer service BRI memberikan saran untuk melihat di catatan aktivitas. Ketika dilihat hasilnya kosong seperti yang telah dijelaskan di atas dan malah menyuruh menghubungi pihak PLN. Tidak puas dengan jawaban tersebut akhirnya mematikan telepon, percuma bicara panjang kalau solusinya seperti itu.

Karena kurang puas akhirnya telepon lagi dan dijawab oleh customer service yang berbeda. Jawabannya lebih parah dari yang pertama karena setelah pembicaraan hampir 10 menit tidak menemukan solusi. Pembicaraan dimulai dari kenapa gagal beli token listrik via BRImo, kemudian menanyakan ID Pelanggan listrik untuk dicek dilihat token listriknya.

Customer menyuruh menunggu 5 hingga 10 menit untuk proses pengecekan. Setelah penantian selesai bukan token listrik yang didapatkan malah verifikasi data dari awal seperti nama terang, tanggal lahir, alamat sekarang, nama ibu kandung. Dalam hati sempat merasa senang karena akan diberitahukan tokennya, eh ternyata setelah verifikasi data disuruh lapor sendiri ke pihak PLN.

Baca: Kartu ATM Hilang Tidak Perlu Surat Kehilangan

Kata customernya saldo belum masuk ke PLN, padahal ketika dicek sudah berkurang. Rasa jengkel semakin meningkat, kalau belum masuk ke rekening PLN tolong dikembalikan saja. Pihak bank menjawab, tenang pak Kami akan mengembalikan setelah 20 hari kerja bila benar-benar belum terkirim. Wow, lama banget ya? terus disuruh lagi menunggu mau dibuatkan laporan untuk itu, sebelum customer service selesai berbicara (TERAA.NET) matikan saja teleponnya.

Percuma bicara lama kalau solusinya seperti itu, dalam perbincangan tersebut habis pulsa Rp. 20.000. Total kerugian kalau ditambah token yang gagal tadi adalah Rp. 43.0000.

Pesan dari tulisan ini adalah, jika kegagalan soal token tidak ada solusinya berapa besar yang BRI dapatkan dari kasus ini. Pastinya banyak nasabah BRI mengalami hal sama namun tidak terpublikasikan. Memang benar ini Bank Nasional, tapi kenapa pelayanannya seperti ini? jika mau membandingkan dengan BCA Mobile dan Mandiri Online, ketika nasabah lupa mencatat token listrik bisa dilihat di mutasi rekening karena detailnya jelas. Di BRI? jangan harap.

Baca: Cara Mengatasi Lupa Password BRImo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.