Jangan Beli Laptop Murah, Hanya Buang Duit dan Waktu Saja

Posted on

Tidak disarankan membeli laptop murah karena hanya akan membuang duit dan waktu saja, dari judulnya bisa ditebak kalau artikel ini sedikit provokasi namun tujuannya supaya Anda yang hendak membeli laptop murah tidak menyesal dikemudian hari.

Artikel ini ditulis dari pengalaman pribadi admin dan orang lain yang sama-sama mempunyai laptop murah. Pepatah mengatakan lebih baik menabung dulu untuk membeli barang bagus, daripada murah cepat rusak.

Hampir 80% perangkat komputer yang dijual di pasaran tidak ada yang menggunakan sistem opeasi Linux. Laptop tersebut dipaksa menggunakan Windows 10 padahal spesifikasinya tidak mumpuni untuk menjalankannya. Repotnya lagi tidak bisa di downgrade menggunakan Windows versi sebelumnya karena chipsetnya telah terintegrasi Windows 10.

Sepertinya ini merupakan permainan dagang antara produsen laptop dan Microsoft untuk menjual laptop beserta sistem operasinya dengan harga terjangkau. Karena dipaksakan maka kinerja hardware tidak bisa maksimal sehingga setiap kali memproses data jadi lemot. Berikut ini alasannya kenapa Anda tidak direkomendasikan beli laptop murahan.

Laptop murah cepat rusak

Alasan Kenapa Tidak Direkomendasikan Membeli Laptop Murah

1. Beli Laptop Baru Hanya Buang Waktu Saja

Apapun merek dan tipe laptopnya bila dijual murah pasti menggunakan spesifikasi hardware yang rendah. Biasanya terlihat dari seri prosesor yang digunakan rata-rata Intel Atom dan Celeron. Kedua prosesor tersebut memang diperuntukkan untuk laptop murah dengan pangsa pasar menengah kebawah.

Desain laptop murah zaman sekarang memang memikat hari, bodinya slim dengan baterai tanam pada mainboard. Adanya pilihan warna yang menarik membuat orang lain berniat untuk membelinya. Di Indonesia sendiri kategori laptop murah banyak dibeli oleh siswa dan mahasiswa, dimana mereka masih minta sama orang tua.

Baca: Macam-Macam Prosesor Intel Core i Untuk Komputer/ Laptop

Kalau tujuannya untuk ngetik mengerjakan tugas di Mircrosoft Office Word dan Excel saja, prosesor Intel Atom cukup mumpuni. Namun ketika telah terhubung internet untuk membuka beberapa tab di browser saja lemotnya minta ampun.

Apalagi profesi Anda sebagai blogger dan youtuber, sangat tidak direkomendasikan beli laptop murah. Tidak bisa diajak kerja paksa untuk internetan dan edit video sederhana, karena lemot hanya membuang waktu saja.

Blogger menulis artikel membutuhkan referensi dari blog lain dengan cara membuka banyak tab untuk setiap pencarian. Laptop murah tidak mampu melakukan hal ini, artikel yang seharusnya selesai dalam 10 menit bisa jadi 30 menit karena nunggu proses loading.

2. Beli Laptop Baru Hanya Buang-Buang Duit

Admin 2 kali mempunyai pengalaman buruk dengan mengambil laptop murah merek ASUS dan ACER. Kedua laptop tersebut didapatkan dengan harga kurang dari 4 juta rupiah, pemakaian untuk ASUS hanya bertahan 4 bulan saja, sedangkan ACER 9 bulan.

Seperti yang telah dijelaskan di atas, laptop murah terbuat dari hardware kualitas rendah. Bodinya kurang rapat dan solit, selain itu konektor chargernya mudah rusak karena sering terkena tekanan waktu isi baterai. Biaya service yang seharusnya bisa ditabung malah hilang untuk perbaiki laptop tersebut.

Tidak mau mengulangi kesalahan yang sama akhirnya mengambil Lenovo ThikPad, produk unggulannya Lenovo bersama teknisi IBM, laptop tersebut awet sampai sekarang padahal pemakaian sudah 5 tahu lebih. Harganya sih cukup mahal, kalau dibelikan laptop murah mungkin dapat 2.

Kasus kedua laptop tersebut sama-sama rusak pada konektor chargernya, padahal masih baru. Mungkin diantaranya pembaca pernah mengalami hal serupa yang lebih para dari ini, silahkan sharing melalui kolom komentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.